Kirim Ancaman Houthi Sebut Kehadiran Israel di Somaliland Akan Jadi Target Militer
Agen Berita Poso — Kirim Ancaman Houthi yang berbasis di Yaman, mengeluarkan ancaman keras terkait dengan kehadiran Israel di Somaliland, sebuah wilayah otonom di bagian utara Somalia. Dalam pernyataan yang dirilis pada akhir Desember 2025, Houthi memperingatkan bahwa jika Israel terus memperkuat kehadirannya di Somaliland, maka wilayah tersebut akan menjadi target militer.
Ancaman ini muncul setelah laporan mengenai kerjasama diplomatik dan militer yang berkembang antara Somaliland dan Israel.
Kehadiran Israel di Somaliland: Isu Kontroversial
Pada tahun 2025, hubungan antara Somaliland dan Israel mulai menguat, dengan kerja sama keamanan dan perdagangan yang semakin berkembang. Israel dilaporkan memberikan bantuan dalam pengamanan wilayah dan mendukung program pembangunan di Somaliland. Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa Israel menyediakan teknologi militer dan intelijen untuk membantu Somaliland menjaga stabilitas di wilayah yang seringkali menjadi sasaran kelompok-kelompok ekstremis dan teroris.
Namun, kehadiran Israel ini telah memicu reaksi keras dari beberapa kelompok di kawasan Timur Tengah dan Afrika, terutama kelompok-kelompok yang menganggap Israel sebagai musuh. Salah satunya adalah kelompok Houthi, yang selama ini terlibat dalam perang saudara yang melanda Yaman dan memiliki hubungan kuat dengan Iran, sebuah negara yang secara tegas menentang kehadiran Israel di wilayah Timur Tengah.
Baca Juga: Beckham Panutan Roberto Carlos di Skuad Los Galacticos
Ancaman Houthi terhadap Somaliland
Mereka menyebutkan bahwa wilayah tersebut akan menjadi sasaran serangan militer jika hubungan tersebut terus berkembang.
Reaksi Somaliland dan Israel
Sementara itu, pemerintah Somaliland menanggapi ancaman tersebut dengan mengingatkan bahwa mereka memiliki hak untuk menjalin hubungan luar negeri demi memperkuat keamanan dan ekonomi mereka, meskipun di luar pengakuan internasional.
“Somaliland adalah entitas yang memiliki hak untuk menentukan kebijakan luar negerinya, termasuk bekerja sama dengan negara mana pun yang kami anggap dapat mendukung pembangunan kami.
Pemerintah Israel juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa mereka tidak akan terpengaruh oleh ancaman tersebut. Israel menyebut bahwa mereka akan terus memperkuat hubungan dengan Somaliland dalam rangka meningkatkan stabilitas dan pembangunan di kawasan tersebut.
“Kami memiliki hubungan yang kuat dengan Somaliland, dan kami akan terus bekerja sama untuk menciptakan perdamaian dan kemakmuran. Kami tidak akan mundur dari komitmen kami meskipun ada ancaman yang tidak berdasar,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Lior Haiat.
Ketegangan di Kawasan Timur Tengah dan Horn of Africa
Ancaman dari Houthi terhadap Somaliland mencerminkan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan Horn of Africa dan Timur Tengah. Wilayah ini sudah lama menjadi tempat persaingan antara negara-negara besar dan kelompok-kelompok yang memiliki kepentingan strategis, seperti Amerika Serikat, Israel, Iran, dan berbagai aktor lokal.
Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara seperti Israel dan Taiwan telah menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Somaliland, meskipun hubungan tersebut menambah ketegangan dengan negara-negara yang tidak mengakui kemerdekaan Somaliland.




